Langsung ke konten utama

Prosedur Klaim Asuransi

Prosedur Klaim Asuransi, Siapa bilang mengurus klaim itu susah?, Anda hanya perlu mengisi formulir klaim dan melengkapi dokumen yang diperlukan sesuai dengan jenis klaim yang diajukan.

Siapa bilang mengurus klaim itu susah?, Anda hanya perlu mengisi formulir klaim dan melengkapi dokumen yang diperlukan sesuai dengan jenis klaim yang diajukan.

Untuk mendapat formulir Anda dapat menghubungi Layanan Nasabah CAR terdekat di kota Anda.

Dokumen / Persyaratan Klaim

Klaim Rawat Inap Rumah Sakit


1.Fotocopy Polis

2.Fotocopy Identitas diri (KTP/Passport) Pemegang Polis & Tertanggung

3.Fotocopy Kartu Keluarga

4.Formulir Pemberitahuan Klaim Kesehatan / Santunan Tunai Harian

5.Surat Kuasa

6.Surat Keterangan Dokter mengenai cedera tubuh atau sakit penyakit

7.Kwitansi Asli & Rincian Biaya Perawatan RS *

8.Dokumen pendukung lain yang dianggap perlu oleh Penanggung

* Untuk produk dengan manfaat hanya santunan rawat inap dapat hanya melampirkan fotocopy legalisir kwitansi & rincian biaya RS


Klaim Meninggal karena sakit / kecelakaan


1. Polis Asli

2. Fotocopy Identitas diri (KTP/Passport) Pemegang Polis & Tertanggung

3. Formulir Pemberitahuan Klaim Meninggal

4. Surat Kuasa

5. Surat Keterangan Kematian dari instansi berwenang

6. Surat Keterangan Dokter mengenai sebab-sebab meninggalnya Tertanggung

7. Surat keterangan dari Kepolisian dalam hal terjadi kecelakaan lalu lintas atau peristiwa-peristiwa yang patut di duga terdapat unsur pidana


Klaim kecelakaan

1. Fotocopy Polis

2. Fotocopy Identitas diri (KTP/Passport) Pemegang Polis & Tertanggung

3. Formulir Pemberitahuan Klaim Kecelakaan

4. Surat Kuasa

5. Surat Keterangan Dokter mengenai cedera tubuh atau sakit penyakit

6. Kwitansi Asli & Rincian Biaya Perawatan RS *

7. Dokumen pendukung lain yang dianggap perlu oleh Penanggung


Klaim Penyakit Kritis

1. Fotocopy Polis

2. Fotocopy Identitas diri (KTP/Passport) Pemegang Polis & Tertanggung

3. Formulir Pemberitahuan Klaim Penyakit Kritis

4. Surat Kuasa

5. Surat Keterangan Dokter mengenai cedera tubuh atau sakit penyakit

6. Hasil-hasil pemeriksaan yang diperlukan sesuai penyakit kritis yang diderita

7. Dokumen pendukung lain yang dianggap perlu oleh Penanggung


Cara Mengajukan Klaim

Pengajuan klaim harus diberikan kepada Penanggung paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak hari/tanggal kejadian / perawatan berakhir / meninggal dunia.

Dokumen-dokumen kelengkapan berkas klaim dapat ditujukan ke Layanan Nasabah CAR terdekat di kota Anda, atau ke

                        Layanan Nasabah CAR Pusat

                        Wisma CAR Life

                        Jl. Gelong Baru Utara No. 5-8

                        Jakarta Barat 11440


Mintalah Tanda Terima atas penyerahan berkas klaim yang Anda lakukan.

Selanjutnya berkas klaim akan kami analisa lebih lanjut. Untuk Anda ketahui, Penanggung berhak meminta kelengkapan dokumen lain bila dipandang perlu.


Pembayaran Klaim

Pembayaran klaim akan ditransferkan ke rekening Pemegang Polis sesuai tertera pada Formulir Pengajuan Klaim. Kecuali untuk klaim meninggal dunia, pembayaran klaim akan ditransferkan ke rekening Ahli Waris.  Apabila ada beberapa Ahli Waris, maka masing-masing Ahli Waris dapat menunjuk seorang wakilnya untuk menerima pembayaran klaim dengan melampirkan surat kuasa bermaterai (hubungi Layanan Nasabah CAR terdekat untuk mendapatkan draft surat kuasa)

Jangan lupa untuk mencantumkan secara lengkap nama serta nomor rekening untuk proses pembayaran klaim dan pastikan ejaan nama Anda sama dengan yang tercantum di buku rekening.

Postingan populer dari blog ini

Apa Tujuan Investasi Anda ?

Apakah Anda berinvestasi untuk masa pensiun? Atau hanya ingin menyebarkan nilai uang Anda? Sangatlah penting untuk tetapkan tujuan keuangan Anda dan terus memantau perkembangan investasi Anda. Sebagai contoh tujuan keuangan yakni menerima pendapatan bulanan di masa depan. Tentunya tidak semudah dengan berkata, “Saya ingin satu juta dolar saat berumur 40 tahun”. Dengan mengetahui tujuan keuangan Anda, penting juga untuk memahami perilaku Anda terhadap resiko dan jangka waktu investasi, mirip berapa tahun yang harus dilalui untuk mencapai tujuan itu. Sangat penting untuk mencapai keseimbangan antara jangka waktu, resiko yang mampu anda hadapi, dan tujuan finansial Anda – lantaran yakni itulah sangat penting untuk tetapkan tujuan yang terperinci sebagai langkah pertama sebelum menyusun rencana investasi yang efektif dan realistis. INVESTASI Investasi  adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan  keuangan  dan  ekonomi . Istilah tersebut berka...

Istilah-Istilah Dalam Asuransi

Premi > mudahnya kita sebut sebagai iuran, menyerupai layaknya iuran sekolah dan sebagainya. Dalam konsep syariah dikenal sebagai kontribusi. Reimburse > atau reimbursement ialah istilah dimana perusahaan asuransi tidak mampu menanggung secara lansung segala biaya yang diperlukan oleh akseptor asuransi dikarenakan lintas wilayah atau negara,rumah sakit atau klinik tidak bekerjasama dengan perusahaan asuransi tersebut. Maka akseptor asuransi diharuskan membayar dengan biaya sendiri lalu dengan mekanisme tertentu mampu di minta pergantian biaya ke pada perusahaan tersebut. Periode pembayaran > atau cara bayar, frekuensi pembayaran, jangka waktu pembayaran. Perusahaan asuransi mengatakan pilihan pada akseptor asuransi apakah membayar bulanan, per tiga bulan,per enam bulan, atau per tahun. Manfaat tambahan > sering disebut sebagai Riders. Ini merupakan manfaat perhiasan diluar manfaat dasar, menyerupai manfaat kecelakaan, rawat inap rumah sakit dan sebagainya. Tiap perusahaa...

Teknik Closing

Teknik Closing Ada banyak teknik untuk menutup penjualan atau close the sale Pertama-tama kita mencari calon pembeli yang potensial yang biasa disebut prospek. Lalu kita mencoba membuat janji temu dengannya. Setelah bertemu, jangan pribadi membicarakan produk kita terlebih dahulu. Berbincang-bincanglah dahulu. Dalam perbincangan dengan prospek, kita menggali kebutuhan dan keinginan prospek. Tahap selanjutnya ialah membuat suatu presentasi yang sesuai dengan profil sang prospek. Setelah itu kita sanggup menjawab beberapa pertanyaan dan keberatan yang timbul. Dan jadinya melakukan penutupan penjualan atau biasa disebut closing. Memang, ini bukanlah tahapan penjualan yang paling akhir. Masih ada tahap after sales service dan pengelolaan keluhan. Kita juga harus meminta referal bila pembeli puas dengan pelayanan kita. Namun, tahap yang paling menentukan ialah tahap penutupan ini. Dan saya akan berbagi beberapa tehnik closing yang telah teruji dan terbukti berhasil yang sanggup diterapkan o...